Berkolaborasi dengan The Met untuk Membangunkan “Sleeping Beauties” dengan AI
Di OpenAI, kami yakin AI bisa memperkaya hidup kita dengan membuatnya lebih kreatif dan indah. Kolaborasi terbaru kami dengan Costume Institute milik Metropolitan Museum of Art untuk pameran mereka “Sleeping Beauties: Reawakening Fashion” menunjukkan potensi ini.
Melalui kemitraan ini, kami menciptakan pengalaman chat kustom untuk menghidupkan dunia Natalie Potter, seorang sosialita New York dari awal abad ke-20. Pengunjung dapat menjelajahi gaun pengantinnya dari tahun 1931 dan berinteraksi dengan representasi AI Natalie untuk mempelajari hidup, pernikahan, dan zamannya.
Untuk membangun pengalaman ini, kami bekerja sama dengan tim digital museum untuk mengurasi dataset berisi surat, artikel surat kabar, dan dokumen sejarah. Dengan memanfaatkan model bahasa OpenAI yang paling canggih dengan instruksi kustom berdasarkan sumber-sumber ini, kami menciptakan pengalaman chat kustom yang merespons secara autentik sesuai karakter Natalie dan periode waktunya. Upaya kolaboratif bersama para sejarawan dan kurator museum ini memastikan AI tetap membantu dan menghormati konten sejarah, sambil memberi pengunjung museum peran yang lebih aktif dalam pameran. Pengalaman “Chat with Natalie” menggabungkan mekanisme keamanan yang sama seperti ChatGPT, sehingga memastikan interaksi yang aman dan pantas bagi semua orang.
Walaupun masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk mewujudkan dunia tempat semua orang bisa merasakan manfaat AI, kolaborasi seperti ini mendorong kita menuju cita-cita tersebut. Contoh seperti ini menyoroti potensi AI untuk mendorong kemajuan manusia, dan menunjukkan bagaimana AI dapat menjadi alat untuk meningkatkan cara kita berpikir, berkarya, dan mengalami dunia di sekitar kita.