Taisei Corporation membentuk talenta masa depan dengan AI
Tim HR Taisei Corporation memimpin penerapan ChatGPT Enterprise untuk mendorong pengembangan talenta berbasis AI di seluruh organisasi.

Hasil
3,300
GPT kustom yang dibuat
Hasil
90%
Penggunaan aktif mingguan ChatGPT Enterprise
Hasil
5.5 hrs+
Waktu yang dihemat per karyawan setiap minggu
Didirikan pada tahun 1917, Taisei Corporation adalah salah satu perusahaan konstruksi terkemuka di Jepang. Selama lebih dari satu abad, perusahaan ini telah mengerjakan berbagai proyek di Jepang dan di seluruh dunia, membantu membangun infrastruktur sosial yang menopang kehidupan modern.
Belakangan ini, sebuah pertanyaan baru menjadi sorotan: Apa yang sebaiknya dibangun Taisei selanjutnya? Perusahaan ini mulai mempertanyakan apakah investasi terpentingnya seharusnya bukan hanya pada gedung dan infrastruktur, tetapi juga pada manusia.
Dengan pemikiran ini, organisasi SDM Taisei memutuskan untuk memperkenalkan ChatGPT Enterprise sebagai landasan strategi pengembangan talenta mereka. Alih-alih memperlakukan AI generatif sebagai alat produktivitas sederhana, Taisei memposisikannya sebagai teknologi untuk memperluas potensi manusia.
OpenAI Jepang bergerak cepat dan berupaya untuk memahami budaya dan tantangan kami. Mereka berdiri bersama kami dalam upaya kami untuk mengembangkan individu yang benar-benar dapat menjadikan AI milik mereka sendiri.
Ketika banyak perusahaan memandang AI sebagai sarana terutama untuk meningkatkan efisiensi, Taisei memulai dari tujuan yang berbeda. Pengenalan ChatGPT Enterprise dipimpin oleh organisasi SDM dengan fokus yang jelas pada pengembangan sumber daya manusia.
Inti dari keputusan ini adalah keyakinan bahwa AI lebih dari sekadar alat. AI adalah sesuatu yang dapat memperluas potensi manusia dan mengubah cara orang bekerja.
Pengembangan sumber daya manusia telah lama menjadi prioritas utama manajemen di Taisei, dan ChatGPT Enterprise sangat selaras dengan strategi tersebut. Tujuannya bukan sekadar meningkatkan jumlah pengguna AI, tetapi menciptakan lingkungan tempat pegawai belajar dengan AI dan berkembang secara mandiri dari waktu ke waktu.

Untuk peluncuran ChatGPT Enterprise di seluruh perusahaan, Taisei mengadopsi pendekatan yang disebutnya Middle Out, yang menggabungkan arahan dari kepemimpinan dengan energi dari lini depan.
Ide Middle Out muncul dari kebutuhan untuk menjembatani strategi dari atas ke bawah dan realitas di garis depan. Berdasarkan model ini, Taisei merancang program pelatihan, acara internal, komunitas praktik, dan hackathon agar AI dapat menyebar melalui penggunaan praktis sehari-hari.
Karena pendekatan ini, pesan dari pimpinan sampai ke lini depan, dan ide dari lini depan menyebar ke seluruh organisasi.

Seiring mulai munculnya AI dalam semakin banyak pekerjaan sehari-hari, Taisei berfokus pada penanganan informasi dengan cara yang bermanfaat dan aman. Bekerja sama erat dengan Departemen Perencanaan Informasi, tim tersebut memperkenalkan kontrol akses, log penggunaan, program edukasi, dan pemantauan rutin.
Dengan memadukan kontrol tata kelola dan dukungan berkelanjutan, Taisei menciptakan lingkungan di mana para karyawan dapat mengandalkan AI dalam pekerjaan sehari-hari dengan penuh keyakinan.
Sejak memperkenalkan ChatGPT Enterprise, Taisei telah melihat dampak yang jelas dan terukur, termasuk adopsi mingguan yang kuat, penghematan waktu yang signifikan per karyawan, dan ribuan GPT kustom yang dibuat.
Perubahan yang lebih bermakna terjadi di lapangan ketika karyawan di berbagai tingkat pengalaman menggunakan AI untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan pekerjaan mereka.
Memperkenalkan AI bukanlah tentang menjanjikan masa depan yang lebih nyaman, melainkan tentang menciptakan lingkungan di mana orang dapat berpikir dengan penuh keyakinan dan terus berinteraksi dengan AI seiring berjalannya waktu.
Visi Taisei adalah masa depan di mana setiap karyawan merasa nyaman menggunakan AI, talenta berkembang langsung dari pekerjaan di lapangan, dan perubahan tersebut menjadi bagian dari budaya perusahaan.
Perusahaan ini kini berupaya untuk membagikan model AI yang berpusat pada manusia yang telah dibangunnya bersama OpenAI ke seluruh industri konstruksi, dan pada akhirnya kepada masyarakat luas.


