Hex ubah analisis rumit jadi laporan visual dengan GPT‑6 Astra
GPT‑6 Astra membantu agen data Hex mengubah jawaban menjadi visualisasi interaktif yang membuat karyawan bangga saat membagikannya.
“Bagian yang sangat penting dalam pekerjaan data bukan hanya melakukan analisis, tetapi juga mengomunikasikannya,” ujar Caitlin Colgrove, salah satu pendiri dan CTO Hex, sebuah platform data berbasis agen. Namun, menurut Caitlin, “Sejak lama, model kesulitan membuat visualisasi data.” GPT‑6 Astra mengubah hal tersebut.
“Dengan GPT‑6 Astra, Anda dapat membuat artefak data yang jauh lebih kompleks, interaktif, menarik, dan indah. Artefak ini tidak hanya menyampaikan analisis dengan jelas, tetapi juga membuat Anda bangga membagikannya kepada seluruh organisasi.”
Pembuatan visualisasi data yang bermanfaat membutuhkan pekerjaan teknis sekaligus keputusan tentang cara menyajikan hasilnya. Caitlin menyoroti kemampuan GPT‑6 Astra dalam bekerja dengan pustaka yang mendasarinya dan melakukan transformasi data yang diperlukan, sehingga membantu analis menghasilkan keluaran yang fungsional dan menarik secara visual.
“Astra dapat mengakses pustaka yang mendasarinya, melakukan segala transformasi rumit yang dibutuhkan visualisasi geospasial, serta menghasilkan sesuatu yang bukan hanya berfungsi dengan baik, tetapi juga menarik secara estetis di dalam artefak data.”
Misalnya, pengguna Hex dapat menanyakan kinerja saluran penjualan dari waktu ke waktu, saluran mana yang berkinerja terbaik, dan mana yang sebaiknya dihentikan. Hex menyajikan temuan tertulis beserta garis tren dan perbandingan, serta dasbor interaktif yang memungkinkan pengguna menjelajahi metrik utama, peringkat, dan perincian geografis.
Kode yang benar secara teknis pun dapat menghasilkan jawaban yang meleset dari inti persoalan. Karena itu, Hex menggunakan GPT‑6 Astra untuk menguji jawabannya: Apakah angkanya masuk akal? Apakah analisis tersebut menjawab pertanyaan pengguna? Apakah analisis itu mencerminkan tujuan bisnis?
Menurut Caitlin, GPT‑6 Astra menyelidiki secara lebih menyeluruh, menemukan lebih banyak potensi masalah dan nuansa dalam data, serta memberikan analisis yang lebih komprehensif daripada model sebelumnya.
“GPT‑6 Astra jauh lebih baik dalam menerapkan apa yang kami sebut penilaian analitis. Ini bukan sekadar menemukan jawaban, tetapi juga memahami apakah jawaban tersebut benar-benar sesuai dengan yang diminta pengguna dan dibutuhkan bisnis.”
Visualisasi yang jelas memungkinkan rekan kerja berinteraksi dengan analisis: membandingkan hasil, mengikuti perubahan dari waktu ke waktu, dan menjelajahi detail yang berkaitan dengan pekerjaan mereka.
Dengan GPT‑6 Astra, pengguna Hex dapat mengakses, memahami, dan mengomunikasikan data dengan lebih mudah. Hal ini membawa Hex lebih dekat pada misinya agar semua orang mampu bekerja dengan data.


