Langsung ke konten utama
OpenAI

29 April 2026

Urusan Global

Keamanan Siber di Era Intelijen

Rencana aksi untuk mendemokratisasi pertahanan siber bertenaga AI.

Memuat…

Kecerdasan buatan sedang membentuk ulang keamanan siber. Kapabilitas yang sama yang membantu para pembela mengidentifikasi kerentanan, mengotomatisasi remediasi, dan merespons lebih cepat juga digunakan oleh pelaku jahat untuk memperbesar skala serangan, menurunkan hambatan masuk, dan meningkatkan kecanggihan.

Amerika Serikat dan sekutunya menghadapi lingkungan ancaman siber yang berubah cepat, dan para inovator sektor swasta memiliki tanggung jawab penting untuk membantu menjawab tantangan itu. OpenAI menanggapi tanggung jawab itu dengan serius, dan hari ini kami menerbitkan Rencana Aksi yang disusun berdasarkan percakapan dengan pakar keamanan siber dan keamanan nasional di seluruh pemerintah federal dan negara bagian serta entitas komersial besar. Rencana ini terdiri dari lima pilar:

  1. Memeratakan akses pertahanan siber
  2. Berkoordinasi lintas pemerintah dan industri
  3. Memperkuat keamanan terkait kapabilitas siber terdepan
  4. Mempertahankan visibilitas dan kontrol dalam penerapan
  5. Memungkinkan pengguna melindungi diri mereka sendiri

Rencana kami menjelaskan bagaimana kami akan memperdalam komitmen yang sudah ada dengan membangun infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung para pembela keamanan siber, yang diorganisasi seputar pemerataan akses ke alat pertahanan yang seharusnya dapat digunakan oleh pihak tepercaya di seluruh bagian masyarakat. Membangun ketahanan di Era Kecerdasan akan membutuhkan kerja melalui institusi dan proses demokratis, sekaligus memperluas akses ke teknologi yang dapat membantu melindungi masyarakat, sistem kritis, dan keamanan nasional kita.

Baca rencana lengkapnya di sini(terbuka di jendela baru).

Penulis

OpenAI