Waktu kita terbatas untuk memperkuat pertahanan siber.
Dalam beberapa bulan mendatang, serangan siber yang didukung AI akan menjadi jauh lebih luas dan canggih seiring makin mampunya berbagai model di seluruh dunia. Perusahaan dan layanan publik yang diandalkan masyarakat kita—mulai dari rumah sakit dan instalasi pengolahan air hingga infrastruktur yang menopang internet—berada dalam risiko.
Kemajuan AI saat ini telah memberi tim pertahanan cara baru untuk memperbaiki kelemahan yang menumpuk selama bertahun-tahun. Jika kita bertindak tegas, kita dapat memanfaatkan peluang bagi tim pertahanan ini untuk membuat dunia digital kita jauh lebih aman.
Kami mengusulkan prinsip-prinsip berikut untuk respons kolektif:
- Sadari bahwa keamanan dengan cara lama tidak lagi memadai. Bug yang telah lama ada, izin berlebihan, kesalahan konfigurasi, perangkat lunak yang tidak aman dan belum ditambal, autentikasi lemah, serta utang teknis dalam sistem lama telah membuat berbagai sistem rentan. Tim keamanan, khususnya pada infrastruktur kritis, sejak lama kekurangan sumber daya dan membutuhkan peningkatan besar dalam alat serta sumber daya.
- Berdayakan lebih banyak tim pertahanan dengan AI berkemampuan siber. AI menghadirkan keahlian khusus bagi lebih banyak tim pertahanan serta membuat tugas keamanan utama menjadi lebih cepat, murah, dan efektif. Dengan berbagi alat, pengetahuan praktis, dan perbaikan terverifikasi, pekerjaan satu organisasi dapat turut melindungi banyak organisasi lain.
- Gerakkan respons kolektif. Kemampuan siber berkembang di seluruh dunia, dan hal itu dapat memberikan manfaat bersih: masa depan tidak semestinya dikendalikan oleh satu perusahaan. Ini juga berarti respons global diperlukan, dengan kemitraan baru untuk meningkatkan standar keamanan dan menemukan solusi baru bagi ancaman siber yang terus bermunculan.
Kita semua dapat mengurangi risiko mulai sekarang. Semua organisasi, perusahaan keamanan siber, mitra teknologi, pemerintah, dan perusahaan AI terdepan memiliki peran penting: mempercepat prioritas tim pertahanan dengan alat, pendanaan, dan dukungan langsung, terutama bagi organisasi infrastruktur kritis dengan anggaran terbatas.
Berikut langkah selanjutnya yang menurut kami perlu dilakukan:
Setiap organisasi
Jadikan pertahanan siber sebagai prioritas utama pimpinan saat ini juga. Tingkatkan standar keamanan Anda dan penuhi standar tersebut dengan urgensi serta koordinasi layaknya menangani insiden yang didahulukan dari segala hal, kecuali operasi bisnis yang sangat penting. Perbaiki kelemahan dengan risiko tertinggi, verifikasi hasilnya tanpa mengganggu layanan esensial, dan naikkan standar keamanan untuk segala sesuatu yang Anda beli, bangun, dan terapkan, termasuk kode yang dihasilkan AI. Tingkatkan atau ganti sistem agar menerapkan hak akses minimum, kontrol akses yang kuat, dan pertahanan berlapis. Gunakan model yang mumpuni dan lebih murah untuk cakupan luas, serta terapkan kemampuan terdepan pada masalah tersulit. Jika suatu sistem tidak dapat ditambal tanpa mengganggu layanan esensial, terapkan dan verifikasi kontrol pengganti.
Perusahaan keamanan siber dan mitra teknologi
Bantu memimpin respons untuk menghadapi serangan berkelanjutan yang didukung AI, termasuk dengan terus menguji pertahanan terhadap kemampuan siber terdepan, memperkuat alat yang ada dengan AI, dan bekerja sama dengan mitra teknologi untuk segera menutup celah. Pastikan pertahanan bertenaga AI dapat diakses dan diterapkan oleh operator infrastruktur kritis, disertai bantuan langsung untuk memasang alat dan memverifikasi perbaikan. Bekerja samalah dengan produsen dalam rantai pasok infrastruktur kritis dan integrator sistem untuk memasang tambalan serta menerbitkan panduan sementara. Bagikan intelijen ancaman dan pedoman tindakan yang telah diuji, lalu ukur kemajuan berdasarkan jumlah organisasi yang terlindungi, kecepatan serangan ditanggulangi, dan efektivitas perbaikan.
Pemerintah
Koordinasikan pertahanan siber di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Perkuat saluran pemerintah dan industri yang sudah ada untuk berbagi intelijen ancaman yang dapat ditindaklanjuti, memprioritaskan risiko paling serius, serta mengoordinasikan respons insiden dan pemulihan di seluruh dunia. Danai pertahanan siber, dimulai dari layanan esensial yang kekurangan staf atau anggaran untuk bertindak. Percepat perluasan program akses tepercaya, khususnya untuk rantai pasok infrastruktur kritis, dan perluas akses ke kemampuan pertahanan bagi tim pertahanan lainnya. Berikan rumah sakit, perusahaan air minum, dan pemerintah daerah akses ke AI pertahanan yang mumpuni, pengujian resmi, dan dukungan langsung melalui penyedia serta mitra keamanan tepercaya. Buat para penyerang menanggung konsekuensinya.
Perusahaan AI terdepan
Berikan akses model yang bertanggung jawab, pendanaan yang signifikan, pelatihan, dan dukungan langsung, terutama bagi tim pertahanan infrastruktur kritis yang kekurangan sumber daya. Bangun alat observabilitas dan keamanan, pastikan identitas agen dapat dilacak dan dimintai pertanggungjawaban, serta bagikan praktik terbaik untuk pemantauan berkelanjutan. Berinvestasilah dalam pengujian resmi, pengungkapan secara privat, dan perbaikan terverifikasi, serta bagikan alat, pedoman tindakan, dan penilaian ancaman yang kredibel kepada pemerintah, mitra keamanan, dan pengelola sumber terbuka untuk memperkuat kesiapan, respons, dan pemulihan.
Kita dapat membuat infrastruktur digital yang kita semua andalkan menjadi lebih aman.
Kami menyerukan kepada para pemimpin industri dan pemerintah untuk mengerahkan seluruh teknologi, sumber daya, dan keahlian mereka dalam upaya ini. Berikan AI berkemampuan siber kepada tim pertahanan, dimulai dari tim yang melindungi layanan esensial. Perbaiki kelemahan paling berbahaya, verifikasi perbaikannya, dan bagikan pendekatan yang berhasil agar pihak lain dapat mengembangkannya. Bersama-sama, kita dapat mengubah kemajuan AI saat ini menjadi peningkatan keamanan berkelanjutan yang bermanfaat bagi semua orang. Mari kita manfaatkan kemajuan tersebut.
Join organizations across industry and government in calling for urgent, collective action on cyber defense.
Submissions are subject to approval. Approved organizations will be listed by name only, without a logo.